APLIKASI PENGOLAH ANGKA MICROSOT EXCEL 2007

Haii selamat pagi semuanyaa, minggu ini saya akan berbagi materi tugas PENKOM lagi nihh. Setelah minggu lalu kita membahas aplikasi pengolah kata yang salah satunya yang paling sering digunkan yaitu Microsoft Word, kurang afdol rasanya kalo kita tidak membahas tentang aplikasi pengolah angka. Perangkat aplikasi pengolah angka adalah program yang difungsikan untuk mengolah data berupa angka. Kemampuan aplikasi ini, antara lain: pembuatan tabel data, pengolahan data dengan melibatkan penggunaan rumus, grafik, database, dan Iain-Iain. Dalam hal ini, angka yang sering muncul di bidang bisnis, ilmiah, perencanaan, pembuatan statistik, pembuatan lembar kerja, pengelolaan angka untuk perhitungan sebuah data (basis data) dan grafik. Macam-macam perangkat lunak pengolah angka antara lain : Kspread, Star Office Calc, Open Office Calc, GNOME – GNumeric, Xess, Lotus 123, Microsoft Excel. Adapun yang sekarang banyak digunakan masyarakat adalah Microsoft Excel. Nahhh pada kesempatan kali ini saya akan sedikit membahas tentang Microsoft Excel 2007. sooo Check it out

 

gambar di atas merupakan tampilan ketika membuka aplikasi microsoft excel 2007

cbc0a-excel2

1. Office Button terdiri atas perintah New Document, Open, Convert, Save, Save as, Print, Prepare, Send, Publish dan Close.
2. Quick Access Toolbar, terdiri dari tombol yang dapat mempercepat kerja anda. Isinya hampir sama dengan perintah-perintah di Office Button. Jika anda ingin melihatnya langsung bisa menekan tanda panah.
3. Menu Bar, terdiri dari perintah menu utama Microsoft Excel 2007 yaitu Home, Insert, Page Layout, Formulas, Data, Review, View.
4. Title Bar, berisi nama file dan program aplikasi yang sedang aktif.
5. Tool Bar, tombol-tombol bergambar yang memiliki fungsi tertentu dan digunakan untuk menjalankan suatu perintah dengan cepat dan mudah.
6. Tombol Ukuran, digunakan untuk mengatur ukuran jendela kerja.
7. Name Box, Nama sel yang sedang aktif akan ditampilkan pada Name Box.
8. Formula Bar, anda bisa mengedit data pada sebuah sel.
9. Sel Aktif, tempat menuliskan atau mengedit data dan dikelilingi oleh garis batas yang lebih tebal.
10. Column, Setiap kolom memiliki nama berdasarkan Abjad, dari kolom A hingga Z, dilanjut AA hingga XFD.
11. Baris, untuk setiap baris memiliki nama berdasarkan Angka. Dari 1 hingga 1048576.
12. Tab Worksheet, perintah dimana anda bisa berpindah ke kertas kerja lain dengan mudah.
13. Insert Worksheet, dengan menekan Insert Worksheet anda bisa membuat Worksheet baru yang letaknya berurutan dengan Worksheet sebelumnya.
14. Status Bar, Status lembar kerja anda.
15. Document Area, merupakan lembar kerja yang aktif.

16. Horizontal Scroll Bar, perintah untuk menggeser layar ke kiri atau ke kanan.
17. Vertical Scroll Bar, perintah untuk menggeser layar ke atas atau ke bawah.
18. Tampilan Layar, terdiri dari perintah untuk merubah tampilan layar. Terdiri dari Tampilan Normal, Tampilan Page Layout dan Tampilan Page Break Preview.
19. Zoom, perintah untuk memperbesar & memperkecil tampilan pada lembar kerja anda.

MENAMBAH SHEET

tambah-sheet Untuk menambah worksheet dalam microsoft excel klik icon yang dilingkari maka worksheet akan bertambah.

MENGUBAH NAMA SHEET

excel2rename

excel3

untuk mengubah nama worksheet sesuai dengan yang kita inginkan, klik kanan pada worksheet, kemudia pilih rename, ketik nama worksheet yang kita inginkan.

FUNGSI DALAM MICROSOFT EXCEL

data1

 

Fungsi Average
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya adalah ;
=AVERAGE(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan dicari nilai rata-ratanya. Misalnya untuk mengisi nilai rata-rata dari range data D2 sampai F2, maka rumusnya adalah =AVERAGE(D2:F2) kemudian tekan tombol Enter.
rata1
Fungsi Sum
Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan sekumpulan data pada suaturange. Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah =SUM(number1, number2,…). Dimana number1, number2 dan seterusnya adalah range data yang akan dijumlahkan. Misalnya untuk menjumlahkan range data D2 sampai D11, maka rumusnya adalah =SUM(D2:D1) kemudian tekan tombol Enter.jumlah1
Fungsi Standar Deviasi
Standar deviasi adalah merupakan nilai statistic yang dipakai untuk menentukan sebaran data dalam sempel, serta seberapa dekat titik data individu ke mean – rata-rata – nilai sampel.  Penulisan rumusnya adalah
=STDEV (number1, number2,…). dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan dicari nilai standar deviasinya. Misalnya untuk mengisi nilai standar deviasi dari range data D2 sampai D11, maka rumusnya adalah =STDEV(D2:D11) kemudian tekan tombol Enter.
std
Fungsi Varian/Ragam
Varian adalah ukuran lain yang terkait dengan statistik, deviasi standar. Varian adalah sama dengan kuadrat dari standar deviasi. Penulisan rumusnya adalah =VAR(number1, number2,…). dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan dicari nilai ragamnya. Misalnya untuk mengisi nilai ragam dari range data D2 sampai D11, maka rumusnya adalah =VAR(D2:D11) kemudian tekan tombol Enter.
ragam

Fungsi Max
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya adalah ;
=MAX(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya. Misalnya untuk mencari nilai maksimal dari range data D2 sampai D11, maka rumusnya adalah =MAX(D2:D11) kemudian tekan tombol Enter.
max
Fungsi Min
Fungsi Min adalah kebalikan dari fungsi Max, jika fungsi Max untuk mencari nilai tertinggi atau maksimal maka Min adalah untuk mencari nilai terkecil atau minimum dari sekumpulan data numerik. Bentuk umum penulisannya adalah ;
=MIN(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya. Sebagai contoh untuk mencari nilai terendah dari range data D2 sampai D11, maka rumusnya adalah =MIN(D2:D11) kemudian tekan tombol Enter.
min
Fungsi Count
Fungsi Count digunakan untuk menghitung jumlah data dari suatu range yang kita pilih. Bentuk umum penulisannya adalah ;
=COUNT(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dihitung jumlah datanya. Sebagai contoh untuk menghitung jmlah data dari range data D2 sampai D11, maka rumusnya adalah =COUNT(D2:D11) kemudian tekan tombol Enter.
count
Fungsi Logika IF
Fungsi ini digunakan jika data yang dimasukkan mempunyai kondisi tertentu. Misalnya, jika nilai sel A1=1, maka hasilnya 2, jika tidak, maka akan bernilai 0. Biasanya fungsi ini dibantu oleh operator relasi (pembanding) seperti berikut:
Lambang Fungsi
= Sama dengan
< Lebih kecil dari
> Lebih besar dari
<= Lebih kecil atau sama dengan
>= Lebih besar atau sama dengan
<> Tidak sama dengan
Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah ;
=IF(logical_test,value_if_true,value_if_false), artinya kalau ekspresi logika (logical_test) bernilai benar, maka perintah pada value_if_true akan dilaksanakan, jika salah, maka perintah pada value_if_false yang akan dilaksanakan
if1
Pada cell H2 untuk mencari huruf mutu dituliskan rumus logika if seperti berikut  =IF(G2>=75;”A”;IF(G2>=65;”B”;IF(G2>=55;”C”;IF(G2>=45;”D”;”E”))))
if2
Pada cell I2 untuk mencari status lulus dituliskan rumus logika if seperti berikut =IF(H2=”E”;”TIDAK LULUS”;”LULUS”)
Fungsi vlookup
Fungsi vlookup adalah fungsi yang di pergunakan untuk membaca suatu tabel, yang di ambil dari tabel bantu yang tersusun secara vertikal (tegak). adapun rumus fungsi vlookup adalah =VLOOKUP(lookup_value, table_array, col_index_num, [range_lookup])
vlookup2
buat tabel baru berisikan data yang berfungsi sebagai cell kunci dari tabel lama yang ingin kita cari. untuk mencari rata-rata dari beberapa data yang kita inginkan saja rumusnya sebagai berikut =VLOOKUP(M2;$C$2:$I$11;5;FALSE) klik enter, maka akan mucul rata-rata data yang kita inginkan saja. tabel hijau merupakan bagian range pencarian dari data yang akan dicari.
vlookup1
Absolut perkalian dan penambahan
Yang dimaksud dengan fungsi absolut mutlak adalah fungsi dimana kuncian kolom dan barisnya sama sekali tidak berubah. sedangkan fungsi semi absolut adalah penguncian yang hanya berlaku pada kolomnya atau barisnya saja, tidak pada keduanya.
absolut-kali
Fungsi absolut perkalian
absolut-tambah
Fungsi absolut penambahan
Contoh perhitungan pajak
13-perhitungan-pajak
untuk menghitung pajak A tahun 2006 dengan besar pajak 8% tuliskan rumus =C2+$B2*C2 klik enter. begitu pula pada pajak B sebesar 5% tuliskan rumus =C3+$B3*C3 klik enter. Drag kursor dari sel D2 ke kanan sampai sel J2 untuk menghitung pajak A dari tahun 2007-2012 secara otomatis, lalukan juga dari sel D3 sampai J3 untuk pajak B.
Sekian post saya di minggu ini, mohon maaf jika ada salah kata. Sampai jumpa minggu depan, see you……
Sumber:
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s